Mengupas Tujuan dan Isi Profil Risiko bagi Perusahaan

Mengupas Tujuan dan Isi Profil Risiko bagi Perusahaan

Profil risiko adalah cerminan tingkat eksposur risiko yang dihadapi suatu perusahaan terkait dengan sasaran-sasaran yang hendak dicapai dan aktivitas bisnis yang dilakukannya. Pencapaian sasaran baik sasaran jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, baik sasaran stratejik, operasional, finansial, maupun sasaran portofolio memengaruhi kemampuan perusahaan untuk bertahan dalam bisnis yang dimasukinya dan bertumbuh secara berkesinambungan. Profil risiko perusahaan memberi informasi yang bernilai tambah (insightful information) bagi pengambilan keputusan stratejik dan alokasi aset perusahaan secara tepat sehingga perusahaan mampu menciptakan pertumbuhan, peluang, dan pengelolaan bisnis yang sehat dan bertanggung jawab.

Tujuan penetapan profil risiko:

  1. Memastikan bahwa risiko-risiko yang dihadapi perusahaan senantiasa berada pada tingkat yang dapat diterima;
  2. Memastikan bahwa perusahaan dapat mewujudkan sasaran-sasaran yang hendak dicapainya serta terus meningkatkan kinerja dan pertumbuhannya.

Isi profil risiko perusahaan:

  1. Penjelasan terkait kebijakan perusahaan terhadap selera dan toleransi risiko (risk appetite and tolerance) untuk tahun berjalan.
  2. Tabel risiko yang berada di luar area penerimaan risiko (risiko di atas toleransi, misalnya risiko di zona oranye dan merah).
  3. Peta risiko 

 

  • Peta risiko yang menggambarkan tingkat eksposur risiko (level risiko). 
  • Setiap peristiwa risiko ditempatkan pada peta risiko dengan pergerakannya dari risiko awal (lingkaran merah) ke risiko residual/target risk level (lingkaran kuning).
  1. Lampiran yang setidaknya terdiri atas:
    1. Kriteria risiko
      • Kriteria kemungkinan.
      • Kriteria dampak.
    2. Risk register. 

Profil risiko perusahaan bersifat dinamis dan perlu senantiasa diperbaharui dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, perusahaan perlu merefleksikan kembali eksposur dan profil risikonya secara teratur setiap tahunnya agar perusahaan dapat membangun kesiapan dalam menghadapi berbagai macam perubahan yang berpotensi terjadi secara efektif dan menyeluruh.

Baca juga Apa itu Risk Appetite dan Risk Tolerance di Perusahaan?

Top