Peta Layanan Konsultasi ESG untuk Bisnis di Indonesia

Peta Layanan Konsultasi ESG untuk Bisnis di Indonesia
RB 24 November 2025
Rate this post

RWI Consulting – Gelombang ESG (Environmental, Social, and Governance) di Indonesia bukan lagi sekadar wacana. Dengan adanya regulasi seperti POJK No. 51/2017 untuk lembaga jasa keuangan dan emiten, serta Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023, perusahaan kini didorong—bahkan dipaksa—untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam inti bisnis mereka.

Kami memiliki layanan khusus untuk membantu BUMN mematuhi regulasi GCG dan keberlanjutan.

Namun, transisi menuju bisnis berkelanjutan adalah perjalanan yang kompleks. Banyak perusahaan terjebak dalam kebingungan: “Harus mulai dari mana? Bagaimana cara mengukurnya? Standar apa yang harus dipakai?”

Di sinilah peran Konsultan ESG menjadi krusial. Mereka bukan hanya penyusun laporan, tetapi arsitek yang membantu perusahaan membangun fondasi bisnis yang tahan masa depan. Berikut adalah lanskap layanan konsultasi ESG yang tersedia untuk bisnis di Indonesia saat ini.

Peta Layanan Konsultasi ESG untuk Bisnis di Indonesia

Konsultan-ESG-Assesment
Konsultan-ESG-Assesment. Klik di sini.

Pengembangan Strategi dan Roadmap ESG

Banyak perusahaan memiliki inisiatif CSR (Corporate Social Responsibility), tetapi belum memiliki strategi ESG yang terintegrasi. Konsultan akan membantu:

  • Gap Analysis: Memotret posisi perusahaan saat ini dibandingkan dengan standar global atau regulasi nasional.
  • Materiality Assessment: Menentukan isu ESG apa yang paling relevan dan berdampak bagi bisnis Anda.
  • Roadmap Penyusunan: Membuat peta jalan jangka panjang (misalnya 5-tahun) yang menyelaraskan target keberlanjutan dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Selain itu, banyak organisasi merasa “harus ESG”, tetapi bingung mulai dari mana. Di sini, konsultan menawarkan ESG readiness assessment: semacam medical check-up untuk agenda keberlanjutan perusahaan.

Halaman ESG Readiness Assessment: Konsultan ESG di Indonesia menjelaskan bahwa asesmen jenis ini biasanya mencakup tiga blok kerja: penilaian risiko ESG, penyusunan roadmap multi-tahun, dan rekomendasi perbaikan kebijakan maupun prosedur.

Secara garis besar, layanan ini membantu perusahaan:

  • memetakan risiko dan peluang ESG yang paling relevan,
  • menilai apakah struktur tata kelola dan data yang ada sudah cukup,
  • dan menyusun daftar prioritas perbaikan yang realistis.

RWI menempatkan ESG readiness sebagai pintu masuk bagi banyak klien yang baru mulai. Pendekatan ini sejalan dengan tren konsultan lain di Indonesia yang menekankan “getting the right start” sebelum melompat ke program besar.

Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Reporting)

Setelah tahu kondisi awal, perusahaan butuh rencana yang terstruktur, bukan hanya daftar niat baik. Di sinilah layanan penyusunan roadmap ESG dan strategi keberlanjutan bekerja.

Artikel Roadmap ESG Perusahaan: Materi, Proses, dan Output menggambarkan alur kerja yang cukup khas: materialitas, studi dan analisis kesenjangan, penyusunan strategi, blueprint multi-tahun, hingga sinkronisasi dengan kerangka lain seperti Risk Maturity Index.

Layanan kami mencakup penyusunan [KPI dan Metrik ESG] yang sesuai standar global.

Dalam konteks konsultasi, isi layanan biasanya meliputi:

  • memfasilitasi materiality assessment (sering memakai pendekatan double materiality),
  • menyusun sasaran ESG yang nyambung dengan strategi bisnis,
  • mengubah sasaran itu menjadi peta jalan tahunan dan lima tahunan, lengkap dengan milestone dan indikator.

RWI memanfaatkan kombinasi ESG readiness, roadmap ESG, dan Roadmap ESG 5 Tahun untuk membantu klien bergerak dari komitmen ke rencana aksi yang konkret.

Pengembangan framework, prosedur, dan tata kelola ESG

Strategi tanpa tata kelola biasanya berakhir jadi poster di dinding. Karena itu, banyak konsultan menawarkan layanan pengembangan framework dan prosedur ESG.

Artikel ESG Framework dan Benchmarking: Panduan Implementasi Keberlanjutan Korporasi dari RWI menekankan pentingnya kerangka kerja yang jelas untuk menyatukan target, indikator, dan peran organisasi.
Tulisan lain tentang Prosedur ESG: Peran, Alur, dan Roadmap Tahunan menjabarkan struktur peran: dewan, departemen keberlanjutan, lini pertama, lini kedua, audit internal, hingga penasihat eksternal.

Layanan konsultasi di area ini biasanya mencakup:

  • mendesain struktur tata kelola ESG (komite, PIC, garis pelaporan),
  • menyusun atau memperbarui kebijakan dan SOP terkait lingkungan, sosial, dan governance,
  • menyiapkan prosedur pelibatan pemangku kepentingan dan siklus kerja tahunan ESG.

RWI memosisikan diri sebagai mitra yang membantu organisasi menata peran dan alur ini, supaya ESG tidak berhenti di tim kecil, tetapi melekat ke proses bisnis dan manajemen risiko.

Layanan manajemen risiko ESG dan integrasi dengan ERM

Ketika regulator dan investor mulai bicara risiko transisi, risiko fisik, dan risiko tata kelola, kebutuhan terhadap layanan manajemen risiko ESG ikut naik. Konsultan biasanya tidak hanya memetakan risiko; mereka membantu mengintegrasikan risiko ESG ke Enterprise Risk Management (ERM).

Artikel RWI Risiko ESG: Kerangka, Regulasi 2025, dan Integrasi ERM menjelaskan bahwa perusahaan perlu membaca ESG sebagai bagian dari eksposur strategis, bukan isu sampingan. Tulisan tentang Pengertian ERM juga menekankan integrasi risiko lintas fungsi dan level organisasi.

Dari situ, pola layanan yang muncul antara lain:

  • pemetaan risiko ESG berdasarkan kerangka lingkungan, sosial, dan tata kelola,
  • penyesuaian kebijakan dan matriks risiko agar memasukkan faktor ESG,
  • penyelarasan pelaporan risiko dengan laporan keberlanjutan dan tuntutan regulator.

RWI, dengan latar belakang kuat di manajemen risiko, memanfaatkan keahlian ERM untuk membantu klien menyambungkan agenda ESG ke sistem risiko yang sudah ada.

Layanan double materiality dan analisis topik prioritas

Tren terbaru di Eropa dan mulai merembet ke Indonesia adalah pendekatan double materiality. Konsultan ESG menawarkan layanan penilaian materialitas ganda ini untuk membantu perusahaan menentukan isu yang benar-benar perlu masuk strategi dan laporan.

Artikel Double Materiality adalah: Definisi, Manfaat, dan Cara Menerapkannya menjelaskan bahwa perusahaan perlu menilai dua sisi: dampak aktivitas bisnis terhadap lingkungan dan masyarakat, serta dampak isu keberlanjutan terhadap kinerja dan nilai perusahaan. RWI juga memberikan checklist operasional dari penentuan lingkup, pemetaan isu, sampai integrasi hasil ke strategi dan pelaporan.

Layanan ini memberi output seperti:

  • daftar isu ESG prioritas,
  • penjelasan mengapa isu tersebut material,
  • dan rekomendasi integrasi ke roadmap dan pelaporan.

Banyak konsultan di Indonesia mengadopsi pendekatan serupa, karena pasar dan regulator mulai menuntut pengungkapan yang lebih tajam, bukan sekadar daftar isu umum.

Review komunikasi dan pencegahan greenwashing

Ketika klaim hijau makin ramai, risiko greenwashing juga naik. Beberapa konsultan menyediakan layanan review komunikasi ESG, baik untuk kampanye pemasaran maupun laporan keberlanjutan.

Artikel RWI 7 Contoh Greenwashing dan Pelajaran untuk Perusahaan Indonesia membahas pola klaim hijau tanpa data, visual alam yang menutupi dampak, sampai target besar tanpa roadmap. Tulisan ini juga menawarkan checklist praktis agar tim pemasaran dan ESG bisa memeriksa klaim sebelum rilis.

Dalam praktik konsultasi, layanan semacam ini biasanya meliputi:

  • evaluasi klaim dan materi komunikasi yang mengandung unsur “hijau”,
  • rekomendasi perbaikan supaya narasi selaras dengan data dan proses nyata,
  • panduan menyusun pesan ESG yang transparan dan mudah diaudit.

RWI memasukkan perspektif anti-greenwashing ini ke ekosistem layanan ESG readiness dan roadmap, supaya perusahaan tidak hanya “tampak hijau”, tetapi juga punya bukti dan sistem yang kuat

Pelatihan, benchmarking, dan pendampingan implementasi

Banyak perusahaan tidak cukup hanya dengan dokumen; mereka perlu mengubah cara kerja orang sehari-hari. Di situlah layanan pelatihan, benchmarking, dan pendampingan implementasi berperan.

Artikel ESG Framework dan Benchmarking menggambarkan bagaimana kerangka ESG dan perbandingan dengan praktik sejenis membantu organisasi menilai posisi dan mengatur strategi.
Di sisi lain, daftar layanan RWI menunjukkan adanya program Risk Awareness & Competency Building, yang secara alami bersinggungan dengan penguatan kompetensi ESG di internal.

Konsultan biasanya membantu:

  • menyusun program awareness dan pelatihan untuk manajemen dan staf,
  • membandingkan kebijakan dan indikator perusahaan dengan standar atau praktik pasar,
  • mendampingi tim internal saat menjalankan proyek ESG agar transfer ilmu terjadi.

Pendekatan ini membuat ESG tidak hanya hidup di tim kecil, tetapi tersebar ke unit bisnis, keuangan, risk management, dan fungsi pendukung lain.

Posisi RWI Consulting di lanskap layanan konsultasi ESG

Kalau kita rangkum, RWI Consulting berdiri sebagai salah satu penyedia layanan konsultasi ESG di Indonesia dengan kekhasan: akar kuat di manajemen risiko, lalu menambah lapisan keberlanjutan. Artikel Konsultan ESG Jakarta: Layanan, Proses, dan Output menggambarkan bagaimana RWI membantu organisasi bergerak dari komitmen ke eksekusi, melalui proyek seperti roadmap ESG, penguatan governance BUMN lewat RMI, dan pengelolaan emisi GRK.

Paket layanan ESG RWI, kalau dibaca dari berbagai artikelnya, mencakup:

  • ESG readiness assessment dan pemetaan risiko,
  • penyusunan roadmap ESG multi-tahun,
  • desain framework dan prosedur ESG,
  • integrasi risiko ESG dengan ERM,
  • layanan analisis double materiality,
  • pendampingan komunikasi dan pencegahan greenwashing.

Dengan kata lain, perusahaan yang mencari layanan konsultasi ESG di Indonesia tidak hanya memilih jenis jasa, tetapi juga memilih filosofi kerja. Model RWI menempatkan ESG sebagai bagian dari tata kelola dan risiko, sehingga keberlanjutan tidak berdiri terpisah dari strategi bisnis, melainkan menyatu dengan cara organisasi mengambil keputusan setiap hari.

About RWI
RWI Consulting adalah perusahaan konsultan manajemen risiko yang berdiri sejak tahun 2005. Selama belasan tahun ini, kami telah berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada ratusan klien dari berbagai sektor industri baik BUMN maupun swasta untuk memberikan solusi yang tepat dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengatasi risiko yang dihadapi perusahaan.
Top