Contoh Matriks COBIT: Goals Cascade, RACI, dan Matriks Assessment Kontrol TI

Contoh Matriks COBIT: Goals Cascade, RACI, dan Matriks Assessment Kontrol TI
RB 29 Januari 2026
5/5 - (1 vote)

RWI Consulting – Matriks COBIT biasanya untuk 3 hal: (1) memetakan tujuan bisnis ke tujuan TI dan proses (goals cascade), (2) membagi peran dan akuntabilitas (RACI), dan (3) menilai kapabilitas proses serta bukti kontrol (assessment matrix). Di bawah ini contoh siap pakai yang bisa langsung Anda adaptasi.

Contoh Matriks COBIT

Competency Building

Contoh Matriks COBIT Goals Cascade (Enterprise Goal → Alignment Goal → Objective)

Format: baris = tujuan bisnis (Enterprise Goal/EG), kolom = tujuan TI (Alignment Goal/AG) dan tujuan tata kelola/management objectives COBIT (EDM/APO/BAI/DSS/MEA) yang biasanya jadi “mesin eksekusi”.

1A. Matriks EG ke AG (contoh ringkas)

Enterprise Goal (EG)Deskripsi fokusAlignment Goals (AG) yang terkait (contoh)
EG01Nilai bisnis dari investasiAG01 Realized benefits; AG08 Optimized internal business process support
EG03Risiko bisnis terkendaliAG02 Managed I&T-related risk; AG06 Transparency of I&T costs/benefits/risk
EG06Kontinuitas layanan bisnisAG07 Security of information; AG10 Availability, reliability of I&T services
EG07Kepatuhan regulasiAG07 Security of information; AG11 Compliance with external requirements
EG10Optimasi biayaAG06 Transparency of I&T costs; AG12 Managed digital transformation programs

Catatan pemakaian: pilih 5–8 EG prioritas, lalu turunkan ke 6–10 AG yang benar-benar terpakai sebagai KPI/OKR TI.

1B. Matriks AG ke Governance/Management Objectives COBIT (contoh praktis)

Alignment Goal (AG)Objective COBIT yang biasanya dominan (contoh)Output yang dicari
AG01 Realized benefitsEDM02 Ensure Benefits Delivery; APO05 Managed Portfolio; BAI01 Managed Programsportofolio inisiatif, business case, benefits tracking
AG02 Managed I&T-related riskEDM03 Ensure Risk Optimization; APO12 Managed Risk; APO13 Managed Securityrisk register TI, risk treatment plan, KRI
AG10 Availability & reliabilityDSS01 Managed Operations; DSS02 Managed Service Requests/Incidents; DSS04 Managed ContinuitySLA, incident trends, DR/BCP test
AG07 Security of informationAPO13 Managed Security; DSS05 Managed Security Services; MEA02 Managed System of Internal Controlkebijakan keamanan, kontrol operasional, audit trail
AG11 ComplianceMEA03 Managed Compliance; APO12 Managed Risk; DSS06 Managed Business Process Controlsdaftar kewajiban, evidence compliance, kontrol proses

Cara pakai cepat: ambil AG yang paling relevan untuk masalah/target tahun ini, lalu jadikan objectives di kolom kanan sebagai “scope COBIT” implementasi.

Contoh Matriks COBIT RACI (per Objective/Proses)

RACI = Responsible (R), Accountable (A), Consulted (C), Informed (I). Ini contoh template yang sering pakai untuk membagi akuntabilitas tata kelola TI.

2A. Definisi role (contoh role umum)

  • BoD: Board/Dewan Komisaris
  • CEO
  • CIO/Head of IT
  • CISO/Head of Security
  • IT Ops: Kepala Operasi TI/Infrastructure
  • Risk: Manajemen Risiko
  • IA: Internal Audit
  • BU Owner: Pemilik proses bisnis (user utama)

2B. Matriks RACI contoh untuk objectives inti (EDM/APO/DSS/MEA)

COBIT ObjectiveBoDCEOCIOCISOIT OpsRiskIABU Owner
EDM03 Ensure Risk OptimizationACRCIRCI
APO12 Managed RiskIARCIRCC
APO13 Managed SecurityIACRCCII
DSS02 Managed Service Requests & IncidentsIIACRIIC
DSS04 Managed ContinuityIARCRCIC
MEA02 Managed System of Internal ControlCIRCCCAI
MEA03 Managed ComplianceCARCICCC

Interpretasi cepat:

  • “A” hanya satu per baris (kalau ada dua, biasanya governance berantakan).
  • “R” bisa lebih dari satu, tapi batasi agar eksekusi tidak kabur.
  • Risk dan IA biasanya tidak “R” untuk operasi harian; mereka “C/A” di kontrol, assurance, dan monitoring.

2C. RACI contoh khusus skenario “insiden besar” (major incident)

AktivitasCIOCISOIT OpsRiskIABU OwnerCEO
Deklarasi major incidentACRIICI
Isolasi & pemulihan layananCCRIIII
Forensik & containment keamananCACIIII
Komunikasi pelanggan/regulatorCCICICA
Post-incident review & perbaikan kontrolACRCCCI

Ini memaksa keputusan siapa yang “menyatakan krisis” dan siapa yang “menguasai panggung komunikasi”.

Contoh Matriks Assessment COBIT (Kapabilitas Proses × Bukti Kontrol)

Tujuan matriks ini: membuat penilaian tidak subjektif. Baris = level kapabilitas, kolom = jenis bukti.

3A. Matriks level kapabilitas (0–5) dan bukti minimal

LevelMakna operasionalBukti minimum yang biasanya diminta
0 Incompletetidak berjalan/acaktidak ada SOP, tidak ada log konsisten
1 Performeddilakukan tapi belum stabiltiket insiden ada, namun tidak konsisten; bukti ad-hoc
2 Managedada perencanaan & monitoring dasarSOP dasar, SLA sederhana, metrik bulanan, eviden approval
3 Definedstandar dan terintegrasiprosedur terdokumentasi, training, kontrol perubahan, RACI jelas
4 Quantitatively Manageddikelola berbasis datadashboard KPI/KRI, trend analysis, threshold/trigger, root cause metrics
5 Optimizingperbaikan berkelanjutanprogram improvement, automation, audit finding turun, continuous control monitoring

3B. Matriks bukti per objective (contoh DSS02 – incident management)

Area kontrolBuktiContoh isi yang dicari
Klasifikasi & prioritasSOP + templatedefinisi severity, aturan eskalasi, major incident criteria
Eksekusi penangananTicketing logtimeline, PIC, waktu respon, waktu pemulihan
Monitoring kinerjaKPI dashboardMTTR, volume insiden, repeat incident rate
Perbaikan akar masalahRCA report5-why/fishbone, tindakan permanen, due date
Kontrol perubahanChange recordlink insiden→change, approval, rollback plan

Pola ini bisa ganda untuk APO13 (security), DSS04 (continuity), MEA02 (internal control), dan objective lain.

Template “Matriks COBIT” versi satu halaman (siap apply ke dokumen)

Kalau butuh satu tabel untuk steering committee, pakai format ini.

Fokus prioritasTujuan bisnis (EG)Tujuan TI (AG)Objective COBITKPI/KRI utamaOwner (A)Operator (R)Evidence utama
Kontinuitas layananEG06AG10DSS04, DSS01uptime, DR test pass rateCIOIT Opslaporan DR test, SLA
Risiko & keamananEG03/EG07AG02/AG07APO12, APO13, DSS05risk exposure, security incident rateCEOCISOrisk register, SOC report
Manfaat investasiEG01AG01EDM02, APO05, BAI01benefits realized, schedule varianceCEOCIO/PMObusiness case, benefits report

Ini “matriks COBIT” yang paling sering terpakai untuk membuat governance cepat terbaca oleh non-IT.

Baca juga:

About RWI
RWI Consulting adalah perusahaan konsultan manajemen risiko yang berdiri sejak tahun 2005. Selama belasan tahun ini, kami telah berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada ratusan klien dari berbagai sektor industri baik BUMN maupun swasta untuk memberikan solusi yang tepat dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengatasi risiko yang dihadapi perusahaan.
Top